Anggaran Dasar (AD) Masyarakat Biomaterial Indonesia (MBI) versi Juni 2013 (Download)

logo

ANGGARAN DASAR

MASYARAKAT BIOMATERIAL INDONESIA
MUKADIMAH
DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

Didorong oleh keinginan untuk mengembangkan ilmu dan teknologi BIOMATERIAL di Indonesia, maka kami ilmuwan, praktisi dan pemerhati dalam bidang biomaterial mendirikan Masyarakat Biomaterial Indonesia. Organisasi ini non profit dan berorientasi pada pengembangan Ilmu dan Teknologi Biomaterial.

 

BAB I: UMUM

Pasal 1: Nama, Jangka Waktu dan Kedudukan

Organisasi ini bernama MASYARAKAT BIOMATERIAL INDONESIA, dalam bahasa Inggris disebut Indonesian Biomaterials Society, disingkat MBI,  untuk selanjutnya disebut MBI. Organisasi ini dideklarasikan pada tanggal 23 Agustus 2013 di Bogor, berdasarkan SK Notaris …… untuk jangka waktu yang tidak ditentukan. Lokasi sekretariat MBI ditentukan oleh Ketua Umum MBI.

Pasal 2: Sifat dan Asas

MBI adalah organisasi profesi non profit yang bersifat independen, tidak berpihak pada politik manapun dan berorientasi kepada pengembangan  ilmu dan teknologi biomaterial untuk kemajuan bangsa Indonesia, berasaskan Pancasila, serta patuh pada hukum yang berlaku di Indonesia.

Pasal 3: Visi

Visi MBI adalah menjadi organisasi profesi dalam bidang ilmu dan teknologi biomaterial yang dapat berkontribusi pada peningkatan kualitas kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.

Pasal 4: Misi

Misi MBI adalah mengembangkan ilmu dan teknologi biomaterial untuk mendorong produksi biomaterial nasional yang bermanfaat bagi masyarakat melalui kerjasama para peneliti, praktisi dan pemerhati biomaterial, serta perekomendasian kebijakan pengembangan produk.

Pasal 5: Tujuan

Tujuan dari organisasi MBI adalah:

a)    Menjadi sarana untuk interaksi dan komunikasi antara peneliti, praktisi, dan pemerhati yang terkait dengan bidang biomaterial dari berbagai disiplin ilmu di Indonesia.

b)   Merekomendasikan pedoman, standar dan kebijakan untuk pengembangan produk biomaterial di Indonesia.

c)    Mempromosikan ilmu dan teknologi biomaterial sebagai salah satu program unggulan nasional.

d)   Mendorong dihasilkannya produk biomaterial yang bermanfaat bagi masyarakat Indonesia.

Pasal 6: Kerjasama

Untuk mencapai tujuannya, MBI dapat bekerjasama dengan berbagai pihak baik di dalam maupun di luar negeri dalam pengembangan ilmu dan teknologi biomaterial.

 

BAB II: KEANGGOTAAN

Pasal 7: Kriteria dan Syarat Keanggotaan

Keanggotaan MBI terdiri dari Anggota Biasa dan Anggota Kehormatan. Anggota Biasa adalah Warga Negara Indonesia yang memiliki keseminatan dalam pengembangan ilmu dan teknologi biomaterial. Anggota Kehormatan adalah seseorang yang secara khusus diangkat menjadi anggota karena prestasi atau kontribusi yang luar biasa terhadap pengembangan ilmu dan teknologi biomaterial.

 

BAB III: ORGANISASI

Pasal 8: Pengurus

Pengurus MBI terdiri atas sekurang-kurangnya seorang Ketua Umum, seorang Sekretaris Umum, dan seorang Bendahara Umum.

Pasal 9: Masa Tugas Ketua Umum

Ketua Umum dipilih oleh anggota dalam Musyawarah Nasional dan mempunyai masa tugas selama 4 (empat) tahun, dan dapat dipilih kembali. Ketua Umum terpilih wajib membuat struktur organisasi dan menentukan nama-nama pengurus paling lama 4 minggu setelah dipilih dan disampaikan kepada seluruh anggota.

Pasal 10: Rapat Pengurus

Rapat pengurus diadakan sekurang-kurangnya 1 (satu) kali dalam satu tahun.

Pasal 11: Pengurus Cabang

Jika diperlukan dapat dibentuk Pengurus Cabang di dalam dan di luar negeri, dengan pengesahan Ketua Umum.

Pasal 12: Musyawarah Nasional

1. Musyawarah Nasional merupakan lembaga tertinggi dalam MBI.
2. Musyawarah Nasional diadakan sekurang-kurangnya 4 (empat) tahun sekali.
3. Musyawarah Nasional mengesahkan program kerja jangka panjang (8 tahun) dan jangka menengah (4 tahun)

Pasal 13: Musyawarah Nasional Luar Biasa

1. Musyawarah Nasional Luar Biasa dapat diadakan atas permintaan:

a. Pengurus
b. Sekurang-kurangnya setengah dari jumlah Anggota Biasa.

2. Musyawarah Nasional Luar Biasa harus dilakukan paling lama dalam waktu 8 (delapan) minggu setelah permintaan diterima oleh Ketua Umum atau Sekretaris Umum.

 

BAB IV: KEUANGAN

Pasal 14: Keuangan

Keuangan MBI diperoleh dari uang pendaftaran, iuran anggota, dari sumbangan, usaha-usaha lain yang sah, dan sesuai dengan prinsip dasar dan tujuan organisasi.

 

BAB V: PENUTUP

Pasal 15: Perubahan Anggaran Dasar

Perubahan Anggaran Dasar MBI ditentukan oleh Musyawarah Nasional dan harus disetujui oleh sekurang-kurangnya dua pertiga dari jumlah anggota yang hadir.

Pasal 16: Pembubaran

1. Keputusan mengenai pembubaran MBI harus disetujui oleh Musyawarah Nasional Luar Biasa Anggota MBI yang diselenggarakan khusus untuk keperluan tersebut. Persyaratan kuorum kehadiran di dalam membuat keputusan mengenai pembubaran MBI harus dihadiri oleh paling sedikit 3/4 (tiga per empat) dari jumlah seluruh Anggota Biasa.

2. Keputusan mengenai pembubaran di dalam Musyawarah Nasional Luar Biasa MBI sebagaimana disebutkan dalam ayat 1 diatas harus disetujui oleh paling sedikit 3/4 (tiga per empat) dari  jumlah Anggota MBI yang hadir.

3. Aset dan harta kekayaan yang masih tersisa setelah proses likuidasi selesai akan dihibahkan kepada organisasi/lembaga sejenis yang ditetapkan oleh Musyawarah Nasional Luar Biasa.

Pasal 17: Lain-lain

Hal-hal yang belum diatur dalam Anggaran Dasar ini akan ditetapkan dalam Anggaran Rumah Tangga atau diputuskan oleh pengurus sepanjang tidak bertentangan dengan Anggaran Dasar.

Anggaran Dasar ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan.